7 Fakta Lebaran Yang Harus Kamu Ketahui

20.53 Patricia 0 Comments

kredit via tribunnews
Lebaran adalah nama lain dari Hari Raya umat Islam yaitu Hari Raya Idul Fitri, yang biasa  dilaksanakan di bulan Syawal setelah genap selama sebulan dibulan Ramadan umat Muslim melaksanakan ibadah puasa. Menyambut Lebaran mungkin banyak dari kamu yang belum mengetahui 7 fakta tentang Lebaran, berikut 7 fakta yang harus kamu ketahui tentang Lebaran.

1. Mudik
kredit via tribunnews
Mudik sendiri adalah kegiatan yang biasa dilakukan oleh pekerja rantau/pekerja migran untuk kembali ke kampung halamannya. Mudik di Indonesia identik dengan tradisi tahunan yang terjadi menjelang hari raya besar keagamaan misalnya menjelang Lebaran. Pada saat itulah ada kesempatan untuk berkumpul dengan sanak saudara yang tersebar di perantauan, selain tentunya juga bertemu  dengan orang tua. Transportasi yang digunakan antara lain: pesawat terbang, kereta api, kapal laut, bus, dan kendaraan pribadi seperti mobil dan sepeda motor, bahkan truk dapat digunakan untuk mudik. Tradisi mudik muncul pada beberapa negara berkembang dengan mayoritas penduduk Muslim, seperti Indonesia dan Bangladesh.

2. Takbir Keliling
kredit via mattanews
Para umat Muslim biasanya melakukan takbir keliling pada malam terakhir di bulan Ramadhan, hal tersebut dilakukan untuk menyambut Hari Raya Lebaran di esok hari. Beragam cara banyak dilakukan pada saat takbir keliling di berbagai daerah. Seperti di Pati, biasanya satu minggu menjelang malam takbiran warga sudah mulai sibuk membuat ogoh-ogoh dengan berbagai macam bentuk ilustrasi seperti replika masjid, bedug hingga berbagai macam replika binatang kuda, sapi dan unta turut dibuat oleh warga untuk meramaikan pawai takbir keliling. Aneka bentuk ilustrasi tersebut dibuat oleh warga dari kerangka bambu dan dilapisi dengan menggunakan kertas dan karton warna-warni.

3. Halal Bihalal
kredit via goodnewsforindonesia
Halal Bihalal merupakan kegiatan yang lazim dilakukan oleh umat Muslim di Indonesia. Kegiatan ini lebih cenderung kepada silahturahmi dan saling bermaafan. Halal bihalal biasa dilakukan selepas shalat Idul Fitri. Tujuan dari halal bihalal sendiri adalah menciptakan keharmonisan antar sesama.

4. Sungkeman
kredit via iyakan.com
Sungkeman sudah menjadi kegiatan yang dilakukan pada saat Lebaran. Sungkeman sendiri merupakan sebuah ritual untuk memohon maaf akan kesalahan yang sudah pernah diperbuat agar diampuni kesalahan-kesalahannya. Sungkeman biasa dilakukan oleh orang yang usianya lebih muda kepada orang yang usianya lebih tua, seperti anak kepada orang tua (bapak ibu) dan kakek nenek. Sungkeman dilakukan dengan adab tersendiri, misalnya mengapit tangan orang yang lebih tua dengan kedua tangan kita lalu merendah dan jongkok sambil menundukan kepala dan pengucapan penuh memelas diri agar segala kesalahan kita dengan iklas dimaafkan.

5. Makan Ketupat
kredit via wikipedia
Bagi masyarakat Indonesia pada saat Lebaran rasanya tidak sah jika merayakan Lebaran tanpa adanya ketupat. Ketupat sendiri adalah makanan yang pertama kali diperkenalkan oleh Sunan Kalijaga kepada masyarakat Jawa. Sunan Kalijaga menjadikan sebuah budaya setelah Lebaran untuk menganyam ketupat yang dibuat dengan daun kelapa muda yang diisi dengan beras dan akhirnya dikukus dan ketupat tersebut harus dihantarkan kepada keluarga atau kerabat yang lebih tua usianya sebagai rasa hormat. Ternyata ketupat sendiri memiliki filosofi loh, anyaman ketupat menggambarkan betapa banyaknya kesalahan manusia dan setelah dibelah dua isi ketupat yang berwarna putih mencerminkan kebersihan dan kesucian hati manusia.

6. Tunjangan Hari Raya (THR)
kredit via liputan6
Bagi para pekerja Lebaran membawa berkah tersendiri, dimana pada momen menjelang Lebaran biasanya para pekerja akan menerima uang sebagai pentuk Tunjangan Hari Raya (THR). THR biasa diguanakan oleh masyarakat Indonesia untuk biaya mudik, membeli baju baru dan melengkapi kebutuhan Lebaran lainnya. 

7. Baju Baru
kredit via tribunnews
Menjelang momen Lebaran para ibu rumah tangga biasanya dengan rajin menyiapkan baju baru bagi keluarganya, mulai dari anak sampai suami mereka. Baju baru merupakan simbolik dari kemenangan atas kembalinya hati ke fitri (bersih) dan telah gugurnya dosa-dosa yang sudah dilakukan seperti bayi yang baru terlahir. Dengan adanya tradisi membeli baju baru, banyak toko-toko biasanya akan memberikan diskon besar-besaran menjelang Lebaran tiba.

0 comments: